Senin, 02 Desember 2013

SUMMARY Part 6 : Strategi Distribusi dan Pengendalian Saluran Distribusi Hal 161-171



1. Strategi Distribusi

Di dalam Saluran Distribusi kita harus menentukan strategi distribusi apa yang akan dijalankan.
Adapun 6 strategi distribusi sebagai berikut :

             Offensive Strategy adalah Strategi yang dipakai oleh produk pionir yang telah terdistribusi dengan baik dan brand produknya telah kuat di pasar. Sedangkan produk ikutan biasanya mengikuti dengan sendirinya. Pada posisi seperti inilah,produk pionir sering membuat taktik dengan memproduksi produk tandingan.
             Frontal Attack adalah melakukan serangan langsung ( frontal  ) jika suatu perusahaan mengerahkan kekuatannya tepat berhadapan dengan kompetitor. Perusahaan ini lebih menyerang kekuatan kompetitor daripada kelemahan kompetitor.
             Flanking Attack adalah Serangan yang seolah-olah menyerang bagian yang kuat, tetapi sesungguhnya akan menyerang bagian samping atau belakang. Flanking attack ini cocok diterapkan untuk pasar yang terbagi atas beberapa segmen.
             Encirclement attack adalah serangan mengepung untuk menembus wilayah pemasaran pemasaran pesaing yang dilakukan dengan serangan besar-besaran di semua sisi secara bersamaan. Penyerang harus mempunyai sumber daya yang melebihi lawannya.
             Bypass Attack adalah Serangan yang dilakukan tidak langsung terhadap posisi market leader, melainkan dengan cara melintasi market leader untuk menyerang pasar yang lebih lemah.
             Guerilla Attack adalah Strategi yang mencoba untuk memperkecil medan pertempuran dalam rangka meningkatkan ke-superior-an penantang pasar dan menyerang secara sporadis dengan jangka waktu pendek dan terputus-putus pada beberapa segmen pasar tertentu.

2. Pengendalian Saluran Distribusi
Saluran pemasaran konvensional biasanya terdiri dari produsen, distributor, pedagang grosir, dan pengecer bebas yang masing-masing berupaya memaksimalkan labanya sendiri-sendiri. Pengendalian terhadap agen dapat dilakukan dengan mengevaluasi kinerja agen seperti pencapaian target, kemampuan tenaga penjual dan aspek lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar