SUMMARY Part 6 : Strategi Distribusi dan Pengendalian
Saluran Distribusi Hal 161-171
Nama : Wahyu Syarif Hidayat
NIM : 2244-11-127
Manajemen Distribusi B
NIM : 2244-11-127
Manajemen Distribusi B
1. Strategi Distribusi
Di dalam Saluran Distribusi kita harus menentukan strategi distribusi
apa yang akan dijalankan.
Adapun 6 strategi distribusi sebagai berikut :
• Offensive Strategy adalah Strategi yang
dipakai oleh produk pionir yang telah terdistribusi dengan baik dan brand
produknya telah kuat di pasar. Sedangkan produk ikutan biasanya mengikuti
dengan sendirinya. Pada posisi seperti inilah,produk pionir sering membuat
taktik dengan memproduksi produk tandingan.
• Frontal Attack adalah melakukan
serangan langsung ( frontal ) jika suatu
perusahaan mengerahkan kekuatannya tepat berhadapan dengan kompetitor.
Perusahaan ini lebih menyerang kekuatan kompetitor daripada kelemahan
kompetitor.
• Flanking Attack adalah Serangan yang
seolah-olah menyerang bagian yang kuat, tetapi sesungguhnya akan menyerang
bagian samping atau belakang. Flanking attack ini cocok diterapkan untuk pasar
yang terbagi atas beberapa segmen.
• Encirclement attack adalah serangan
mengepung untuk menembus wilayah pemasaran pemasaran pesaing yang dilakukan
dengan serangan besar-besaran di semua sisi secara bersamaan. Penyerang harus
mempunyai sumber daya yang melebihi lawannya.
• Bypass Attack adalah Serangan yang
dilakukan tidak langsung terhadap posisi market leader, melainkan dengan cara
melintasi market leader untuk menyerang pasar yang lebih lemah.
• Guerilla Attack adalah Strategi yang
mencoba untuk memperkecil medan pertempuran dalam rangka meningkatkan
ke-superior-an penantang pasar dan menyerang secara sporadis dengan jangka
waktu pendek dan terputus-putus pada beberapa segmen pasar tertentu.
2. Pengendalian Saluran Distribusi
Saluran pemasaran konvensional biasanya terdiri dari
produsen, distributor, pedagang grosir, dan pengecer bebas yang masing-masing
berupaya memaksimalkan labanya sendiri-sendiri. Pengendalian terhadap agen
dapat dilakukan dengan mengevaluasi kinerja agen seperti pencapaian target,
kemampuan tenaga penjual dan aspek lainnya.